Mulianya Sifat Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam

بسم الله الرحمن الرحيم

 Berkata Alloh ta’ala:

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ (١٢٨)

“Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, Amat belas kasihan lagi Penyayang terhadap orang-orang mukmin.” (Attaubah: 128)

حدثنا عبدان قال: أخبرنا عبد الله قال: أخبرنا يونس عن الزهري (ح). وحدثنا بشر بن محمد قال: أخبرنا عبد الله قال: أخبرنا يونس ومعمر عن الزهري نحوه قال: أخبرني عبيد الله بن عبد الله، عن ابن عباس قال: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم أجود الناس، وكان أجود ما يكون في رمضان حين يلقاه جبريل، وكان يلقاه في كل ليلة من رمضان فيدارسه القرآن، فلرسول الله صلى الله عليه وسلم أجود بالخير من الريح المرسلة.

Ibnu Abbas rodhiallohu ‘anhu berkata, “Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan [dalam kebaikan], dan paling berdermanya beliau adalah pada bulan Ramadhan ketika Jibril menjumpai beliau. Ia menjumpai beliau pada setiap malam dari [bulan] Ramadhan [sampai habis bulan itu], lalu Jibril bertadarus Al-Qur’an dengan beliau. Sungguh Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam adalah lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang dilepas.” (HR. Bukhory no. 6, 1803، 3048، 3361،,4711)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin (1347-1421 H) رحمه الله تعالى berkata: “Dan dari hal yang sepatutnya diketahui dalam berakhlak baik adalah bergaul dengan baik. Yaitu dengan cara seseorang bergaul dengan temannya, sahabatnya, karib kerabatnya dengan pergaulan yang baik, tidak membikin kesusahan dan kepedihan mereka, tetapi mendatangkan rasa gembira sesuai dengan batasan-batasan syariat Allah. Dan batasan ini haruslah batasan yang berdasarkan syariat Allah, karena diantara manusia ada orang yang tidak gembira kecuali dengan perbuatan maksiat kepada Allah, (kita berlindung kepada Allah dari yang demikian itu), yang demikian tidak kita setujui. Akan tetapi memasukkan rasa senang kepada orang yang berhubungan denganmu dari kalangan keluarga, teman, karit kerabat adalah termasuk berakhlak baik, oleh karena itu Nabi bersabda: “Artinya : Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya, dan aku (terhadap) keluargaku adalah orang yang terbaik diantara kalian”. [Hadits riwayat Ahmad, Ibnu Majah, dan Baihaqi]

Iklan

Tag: , , , , , ,

2 Tanggapan to “Mulianya Sifat Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam”

  1. Inilah ‘Aqidah Kami | Hijab Muslimah Salafyah Ahlussunnah wal Jama'ah Says:

    […] Kami beriman bahwa sebaik-baik panutan adalah Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam dan beliau adalah Nabi dan Rosul Alloh yang terakhir tiada lagi […]

    Suka

  2. Inilah ‘Aqidah Kami | Malzamah Islam Ilmiah Says:

    […] Kami beriman bahwa sebaik-baik panutan adalah Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam dan beliau adalah Nabi dan Rosul Alloh yang terakhir tiada lagi […]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: